GARASI MEDIA – Memasuki tahun 2026, lanskap bisnis diperkirakan semakin kompetitif, namun peluang usaha tetap terbuka lebar bagi mereka yang jeli melihat celah pasar. Tidak semua Bisnis harus mengikuti tren arus utama. Justru, usaha yang jarang digeluti orang sering kali menawarkan potensi keuntungan lebih besar karena tingkat persaingan yang rendah dan pasar yang masih luas untuk digarap. Salah satu ide usaha yang mulai dilirik adalah jasa pengelolaan limbah rumah tangga berbasis daur ulang kreatif.
Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat, sementara solusi praktis masih terbatas. Peluang lain datang dari budidaya tanaman herbal langka yang dibutuhkan industri kesehatan dan kecantikan. Permintaan stabil dengan jumlah pemasok yang masih sedikit membuat margin keuntungannya cukup menjanjikan. Di sektor jasa, layanan perawatan dan perbaikan perangkat rumah pintar menjadi peluang menarik.
Semakin banyak rumah menggunakan teknologi smart home, namun tidak diimbangi dengan tenaga teknis yang memadai. Selain itu, usaha penyedia makanan khusus untuk kebutuhan diet tertentu, seperti rendah gula atau bebas gluten, juga memiliki prospek cerah karena menyasar pasar yang spesifik dan loyal. Bidang edukasi pun menghadirkan peluang baru. Kursus keterampilan praktis berbasis online, seperti pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk UMKM atau kelas manajemen keuangan sederhana, masih jarang digarap secara serius.
Di sisi lain, jasa pendampingan legal dan perizinan untuk pelaku usaha kecil juga sangat dibutuhkan, mengingat banyak UMKM kesulitan memahami regulasi yang terus berkembang. Ide usaha lain yang patut dipertimbangkan adalah penyewaan alat pendukung acara skala kecil hingga menengah, seperti dekorasi modular atau perlengkapan audio portabel. Pasar ini cenderung stabil dan berulang.
Selain itu, bisnis produk perawatan hewan peliharaan berbahan alami juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, seiring meningkatnya jumlah pemilik hewan yang peduli kesehatan peliharaan mereka. Tak kalah menarik, layanan manajemen konten digital untuk pelaku usaha lokal bisa menjadi ladang cuan. Banyak bisnis kecil membutuhkan kehadiran online, namun tidak memiliki waktu atau keahlian.
Terakhir, usaha pengolahan makanan lokal menjadi produk siap saji berkualitas ekspor juga menawarkan potensi besar, terutama jika dikemas dengan strategi branding yang tepat. Kesimpulannya, kunci sukses usaha di 2026 terletak pada keberanian melihat peluang yang belum ramai digarap. Dengan riset pasar yang matang, inovasi berkelanjutan, dan fokus pada kebutuhan spesifik konsumen, ide usaha yang jarang digeluti orang justru dapat menjadi sumber keuntungan besar dan berkelanjutan.
