GARASI MEDIA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan travel ilegal menjelang bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat, khususnya calon penumpang yang memanfaatkan jasa angkutan darat untuk bepergian menjelang dan selama Ramadan. Aktivitas travel ilegal dinilai berpotensi membahayakan karena tidak memenuhi standar keselamatan dan perizinan yang ditetapkan.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri menyampaikan bahwa menjelang Ramadan biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menjalankan usaha travel tanpa izin resmi. Kendaraan yang digunakan umumnya tidak melalui uji kelayakan, tidak memiliki izin trayek, serta pengemudinya belum tentu memiliki kompetensi yang sesuai. Hal ini berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Penertiban Travel ilegal dilakukan melalui operasi terpadu di sejumlah titik rawan, seperti jalur utama antar kota, terminal bayangan, serta lokasi penjemputan penumpang tidak resmi. Petugas akan melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan, surat izin usaha, hingga identitas pengemudi. Kendaraan yang terbukti melanggar aturan akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain penindakan, Korlantas Polri juga mengedepankan langkah preventif dengan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Masyarakat diimbau agar tidak tergiur tarif murah yang ditawarkan travel ilegal. Harga yang lebih rendah sering kali tidak sebanding dengan risiko keselamatan yang harus ditanggung penumpang. Penggunaan travel resmi yang berizin dinilai jauh lebih aman dan memberikan perlindungan hukum bagi penumpang.
Korlantas menegaskan bahwa travel ilegal kerap mengabaikan waktu istirahat pengemudi, kapasitas penumpang, serta kondisi kendaraan. Praktik tersebut dapat memicu kelelahan pengemudi dan meningkatkan potensi kecelakaan, terutama pada perjalanan jarak jauh. Menjelang Ramadan, intensitas perjalanan malam hari juga meningkat, sehingga pengawasan menjadi semakin penting.
Upaya penertiban ini turut melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian di daerah. Sinergi lintas sektor diperlukan agar pengawasan dapat berjalan efektif dan menyeluruh. Korlantas berharap langkah ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan melaporkan keberadaan travel ilegal kepada pihak berwenang.
Laporan tersebut dapat menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penindakan di lapangan. Dengan partisipasi publik, pengawasan terhadap angkutan ilegal diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Menjelang Ramadan, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan pengamanan lalu lintas, termasuk menertibkan angkutan ilegal. Langkah ini tidak hanya bertujuan menegakkan aturan, tetapi juga melindungi keselamatan jiwa pengguna jalan. Dengan penindakan yang konsisten dan kesadaran masyarakat, diharapkan aktivitas perjalanan selama Ramadan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
