GARASI MEDIA – Dalam sejarah perjalanan luar angkasa, teknologi selalu menjadi bagian penting dalam mendukung misi dan komunikasi astronot. Tak hanya perangkat canggih yang dirancang khusus untuk luar angkasa, namun beberapa HP komersial juga pernah digunakan oleh astronot selama misi mereka. Berikut adalah tiga HP yang pernah dipakai astronot di luar angkasa, mencatatkan sejarah unik dalam dunia teknologi.
Nokia 5110
Salah satu HP paling legendaris yang digunakan oleh astronot adalah Nokia 5110. Pada tahun 1999, astronot NASA Chris Hadfield membawa Nokia 5110 dalam misinya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Nokia 5110, yang dikenal dengan daya tahan baterainya yang luar biasa dan desain kokoh, digunakan untuk menghubungi keluarga serta melakukan komunikasi pribadi saat berada di luar angkasa. Keberadaannya di luar angkasa menandai langkah pertama penggunaan ponsel komersial di ruang angkasa, yang sebelumnya didominasi oleh teknologi komunikasi khusus.
Nokia 5110 menjadi simbol ketahanan dan kesederhanaan, bahkan di luar angkasa. Meskipun tidak dilengkapi dengan fitur canggih seperti ponsel modern, ponsel ini tetap berhasil memberikan pengalaman komunikasi yang efektif bagi para astronot.
IPhone 4S
Pada tahun 2013, astronot NASA Ricky Arnold membawa sebuah iPhone 4S ke luar angkasa dalam misi Expedition 34 di ISS. Menariknya, iPhone ini tidak hanya digunakan untuk komunikasi, tetapi juga untuk eksperimen sains. iPhone 4S digunakan sebagai bagian dari eksperimen untuk menguji kemampuan kamera smartphone dalam pengambilan gambar serta pemrosesan data visual di ruang angkasa. Apple juga bekerja sama dengan NASA untuk memastikan iPhone dapat digunakan di lingkungan ekstrem yang ada di luar angkasa, termasuk suhu yang sangat rendah dan radiasi kosmik.
Selain untuk eksperimen, iPhone 4S digunakan sebagai alat hiburan oleh astronot, memungkinkan mereka untuk menonton video, mendengarkan musik, dan tetap terhubung dengan keluarga melalui aplikasi pesan instan. Penggunaan iPhone 4S ini menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi consumer-grade (berbasis konsumen) bisa diterapkan dalam kondisi yang tidak biasa, seperti di luar angkasa.
Samsung Galaxy Note 8
Pada tahun 2017, Samsung mengirimkan Galaxy Note 8 ke ISS sebagai bagian dari program kerjasama dengan NASA. Galaxy Note 8 dipilih karena memiliki fitur canggih, seperti layar besar dan kemampuan multitasking yang sangat berguna bagi astronot. Dalam misi tersebut, astronot NASA Raja Chari menggunakan Galaxy Note 8 untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi dengan pusat kontrol hingga pengambilan gambar untuk keperluan dokumentasi misi.
Galaxy Note 8 juga digunakan untuk melakukan berbagai eksperimen yang melibatkan teknologi virtual reality (VR) dan pengujian aplikasi di luar angkasa. Samsung berharap dapat memanfaatkan perangkat ini untuk mempelajari bagaimana teknologi mobile dapat bekerja di lingkungan yang sangat ekstrem dan terisolasi, serta bagaimana penggunaan smartphone dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja astronot.
