GARASI MEDIA – Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Jayapura mengambil langkah strategis dengan membuka lebar peluang bisnis bagi masyarakat lokal melalui dua sektor utama: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan optimalisasi pariwisata Danau Sentani. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi manajemen Perusda untuk menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, alih-alih sekadar simbol administratif.
Program nasional MBG, yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, telah diidentifikasi oleh Perusda sebagai pasar tetap yang potensial bagi produk-produk lokal. Perusda kini memposisikan diri sebagai penampung dan penyuplai utama untuk dapur-dapur MBG di daerah tersebut. Melalui skema ini, Perusda dapat menyerap hasil bumi dan perikanan, seperti ikan segar dari Depare, langsung dari tangan mama-mama Papua. Ini menghilangkan peran tengkulak, menjamin harga yang stabil dan layak bagi produsen lokal, serta menciptakan kepastian pasar bagi UMKM sekitar.
Selain MBG, Danau Sentani menjadi fokus pengembangan pariwisata. Danau yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi ini diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi baru. Perusda berencana menawarkan konsep paket wisata yang terpadu, mencakup tur danau, kuliner khas lokal, hingga edukasi budaya masyarakat Sentani. Dengan pengelolaan yang lebih profesional, sektor pariwisata ini diharapkan tidak hanya memperkuat citra Kabupaten Jayapura sebagai destinasi unggulan di Papua, tetapi juga memberikan pendapatan signifikan bagi masyarakat yang tinggal di pesisir danau.
Dalam pendekatannya, Perusda mengadopsi strategi fokus. Mereka tidak akan membuka terlalu banyak unit usaha sekaligus, melainkan akan memfokuskan satu sektor, melakukan uji coba yang matang, baru kemudian memperluas jika terbukti berhasil. Sinergi antara Program MBG dan pariwisata Sentani diharapkan dapat menjadi cetak biru bagi pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis kerakyatan.
