GARASI MEDIA – Survei terbaru Sun Life mengungkap fakta menarik sekaligus mengkhawatirkan mengenai keberlanjutan usaha keluarga di Indonesia. Banyak pelaku usaha keluarga ternyata belum menyiapkan penerus bisnis yang akan melanjutkan operasional di masa depan. Kondisi ini menimbulkan risiko serius, mengingat usaha keluarga masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Dalam temuan survei, sebagian besar pemilik usaha mengaku belum memiliki rencana suksesi yang jelas karena berbagai alasan, mulai dari kurangnya komunikasi internal, minimnya minat generasi muda, hingga ketidakpahaman dalam menyusun strategi regenerasi bisnis yang tepat.
Tidak adanya persiapan penerus Bisnis berpotensi menghambat keberlanjutan usaha, terutama ketika pemilik saat ini sudah tidak lagi mampu memimpin. Banyak bisnis keluarga akhirnya berhenti beroperasi atau dijual karena tidak ada generasi yang siap mengambil alih. Padahal, dengan perencanaan suksesi yang matang, usaha keluarga dapat bertahan lintas generasi dan bahkan berkembang menjadi perusahaan besar.
Survei Sun Life juga menyoroti bahwa sebagian pemilik usaha tidak ingin membebani anak dengan tanggung jawab berat, sehingga regenerasi sering kali tidak dibicarakan secara terbuka. Selain itu, hasil survei menunjukkan bahwa generasi muda sering kali kurang tertarik melanjutkan usaha keluarga karena ingin mengejar karier atau passion berbeda. Hal ini membuat kesenjangan kepemimpinan semakin besar. Di sisi lain, banyak pemilik usaha belum memahami pentingnya pendidikan bisnis dan pelatihan manajemen bagi calon penerus, sehingga proses regenerasi tidak berjalan efektif.
Untuk mengatasi hal ini, para ahli menekankan pentingnya komunikasi terbuka antaranggota keluarga dan penyusunan rencana suksesi sejak dini. Strategi suksesi yang baik tidak hanya berbicara tentang siapa yang akan memimpin, tetapi juga mencakup pembagian peran, persiapan kompetensi, hingga penataan struktur kepemilikan. Pemilik usaha perlu mulai melibatkan generasi muda dalam pengambilan keputusan, memberikan pelatihan, dan membangun budaya bisnis yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Langkah-langkah ini dapat memperkuat fondasi usaha keluarga dalam jangka panjang. Temuan survei Sun Life menjadi pengingat penting bagi pemilik usaha keluarga di Indonesia untuk segera mempersiapkan penerus bisnis secara terencana. Tanpa regenerasi yang jelas, keberlangsungan usaha akan terancam. Namun, dengan rencana suksesi yang matang, usaha keluarga dapat terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi nasional hingga generasi berikutnya.
